Selasa, 14 Oktober 2008

Barcode

Sejarah Barcode
Pada tahun 1932 Wallace Flint memulai proyeknya di Harvard University untuk memudahkan proses pembelian konsumen dan menemukan punch card
Pada tahun 1948 Bernard Silver, seorang sarjana lulusan Drexel Intitute of Technology di Philadelphia memulai penelitiannya untuk memudahkan pembacaan produk secara otomatis saat pembayaran. Silver bekerjasama dengan Norman Joseph Woodland untuk memudahkan proses tersebut dan akhirnya dapat menemukan pola (barcode).
Setelah itu mulai bermunculan pola-pola barcode yang lainnya dari berbagai versi/
Di awal perkembangannya, penggunaan kode baris dilakukan untuk membantu proses pemeriksaan barang-barang secara otomatis pada supermarket. Tetapi saat ini kode baris sudah banyak digunakan dalam berbagai aplikasi seperti kartu identitas, kartu kredit dan untuk pemeriksaan secara otomatis pada perpustakaan.
Kode baris digambarkan dalam bentuk baris hitam tebal dan tipis yang disusun berderet sejajar horisontal. Untuk membantu pembacaan secara manual dicantumkan juga angka-angka dibawah kode baris tersebut. Angka-angka tersebut tidak mendasari pola kode baris yang tercantum. Ukuran dari kode baris tersebut dapat diperbesar maupun diperkecil dari ukuran nominalnya tanpa tergantung dari mesin yang membaca.

Tidak ada komentar: